Apa Arti dari Kawah Candradimuka ?. Ini adalah pertanyaan yang sering saya tanyakan ketika menjadi mahasiswa. karena kata-kata ini sering disebut dalam ruang lingkup kampus saya. dan apakah arti sebenarnya dari Kawah Candradimuka ? .
Setelah saya browsing di internet akhirnya saya mendapat sebuah pencerahan yang mungkin bisa membantu kalian mengartikan nya. silahkan baca dibawah ini rangkuman saya .
Sebenarnya kawah candradimuka sudah dimulai dari cerita pewayangan yanitu cerita tentang candradimuka sehingga akhirnya dia memiliki kesatian otot kawat tulang besi .
Nah sedangkat arti kawah candradimuka secara harfiah adalah kawah yang artinya lubunag, kawah gunung dan candradimuka yang berarti sinar bulan.
Dan KAWAH CANDRADIMUKA itu sendiri adalah kawah yang terdapat di alam kahyangan. Di Kawah Candradimuka itulah jabang bayi Tutuka, anak Bima, pernah digembleng oleh Batara Empu Anggajali, sehingga bayi itu tampil sebagai ksatria perkasa yang kemudian lebih dikenal dengan nama Gatotkaca. Kesaktian yang dimiliki Gatotkaca berkat gemblengan di Kawah Candradimuka menyebabkan anak Bima itu sanggup mengalahkan musuh para dewa.
Selain Gatotkaca, salah seorang anak Arjuna yang bernama Bambang Wisanggeni, sewaktu masih bayi juga pernah dimasukkan ke Kawah Candradimuka, oleh Dewasrani dengan maksud untuk membunuhnya. Namun, Wisanggeni bukan mati melainkan justru menjadi ksatria mahasakti.
Menurut pedalangan gagrak Jawatimuran, Sitija, yakni Boma Narakasura semasa kanak-kanak juga pernah dimasukkan ke dalam Kawah Candradimuka, tetapi ternyata ia tetap hidup dan makin sakti.
Putra Sang Hyang Antaboga, yaitu Bambang Nagatatmala juga pernah dimasukkan ke dalam Kawah Candradimuka. Ia memang dihukum mati oleh Batara Guru, karena kepergok berkasih-kasihan dengan Dewi Mumpuni, istri Batara Yamadipati. Berbeda dengan Gatotkaca, Wisanggeni, dan Sitija, akibat panasnya kawah itu, Nagatatmala mati. Namun, akhirnya Nagatatmala dapat dihidupkan kembali oleh Dewi Supreti, ibunya.
Lava yang keluar dari kawah Candradimuka disebut Endut Blegedaba, yang menurut Ki Dalang, panasnya setara dengan tujuh kali panas api.
Setelah saya browsing di internet akhirnya saya mendapat sebuah pencerahan yang mungkin bisa membantu kalian mengartikan nya. silahkan baca dibawah ini rangkuman saya .
Sebenarnya kawah candradimuka sudah dimulai dari cerita pewayangan yanitu cerita tentang candradimuka sehingga akhirnya dia memiliki kesatian otot kawat tulang besi .
Nah sedangkat arti kawah candradimuka secara harfiah adalah kawah yang artinya lubunag, kawah gunung dan candradimuka yang berarti sinar bulan.
Dan KAWAH CANDRADIMUKA itu sendiri adalah kawah yang terdapat di alam kahyangan. Di Kawah Candradimuka itulah jabang bayi Tutuka, anak Bima, pernah digembleng oleh Batara Empu Anggajali, sehingga bayi itu tampil sebagai ksatria perkasa yang kemudian lebih dikenal dengan nama Gatotkaca. Kesaktian yang dimiliki Gatotkaca berkat gemblengan di Kawah Candradimuka menyebabkan anak Bima itu sanggup mengalahkan musuh para dewa.
Selain Gatotkaca, salah seorang anak Arjuna yang bernama Bambang Wisanggeni, sewaktu masih bayi juga pernah dimasukkan ke Kawah Candradimuka, oleh Dewasrani dengan maksud untuk membunuhnya. Namun, Wisanggeni bukan mati melainkan justru menjadi ksatria mahasakti.
Menurut pedalangan gagrak Jawatimuran, Sitija, yakni Boma Narakasura semasa kanak-kanak juga pernah dimasukkan ke dalam Kawah Candradimuka, tetapi ternyata ia tetap hidup dan makin sakti.
Putra Sang Hyang Antaboga, yaitu Bambang Nagatatmala juga pernah dimasukkan ke dalam Kawah Candradimuka. Ia memang dihukum mati oleh Batara Guru, karena kepergok berkasih-kasihan dengan Dewi Mumpuni, istri Batara Yamadipati. Berbeda dengan Gatotkaca, Wisanggeni, dan Sitija, akibat panasnya kawah itu, Nagatatmala mati. Namun, akhirnya Nagatatmala dapat dihidupkan kembali oleh Dewi Supreti, ibunya.
Lava yang keluar dari kawah Candradimuka disebut Endut Blegedaba, yang menurut Ki Dalang, panasnya setara dengan tujuh kali panas api.